ODOA (ONE DAY ONE AYAT)
Metode menghafal Al Qur’an menurut ustad Yusuf Mansur

By Zainul Ihsan 08 Agu 2018, 07:40:59 WIB Tsaqofah
ODOA (ONE DAY ONE AYAT)

Keterangan Gambar : ODOA (One Day One Ayat)


Menghafal Al Qur’an itu tidak mudah dan butuh waktu!. Memang betul pernyataan tersebut. Berdasarkan pengalaman penulis, ada salah satu metode yang sederhana dan bisa diapllikasikan oleh semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, amupun orang tua. Metode ini adalah ODOA (One Day One Ayat) atau dalam bahasa kita sehari-hari dikenal dengan Satu Hari Satu Ayat.

Penulis mengenal metode ini dari Al Ustad Yusuf Mansur dari Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Tangerang. Berawal dari kebiasaan menyimak acara Wisata Hati di AnTv jam 05.00 WIB. Dan suatu pagi, Ustad YM (Panggilan Al Ustad Yusuf Mansur) membahas terkait ODOA. Dari penjelasan beliau, hati penulis tergerak untuk mengikuti program ODOA. Akhirnya penulis memulai mempraktekkan program ODOA-nya dengan target utama 4 Surat Pilihan (QS.Yaa Siin, QS. Al Waqi’ah, QS. Ar Rohman, QS. Al Mulk) dan surat-surat pendek dalam Jus ‘Amma.

 

Metode ODOA yang disampaikan oleh Ustad YM kurang lebih adalah sebagai berikut:

1. Setiap hari hanya menghafal satu ayat, diulang-ulang masing-masing 20 kali. Jika ayatnya panjang bisa dipenggal-penggal menjadi 2- 3 penggal dan masing-masing diulang 20 kali.

2. Misal : hari pertama mengahaf QS.Al Baqoroh ayat 1 (diulang 20 kali). Hari ke-2 mengahafal ayat 2 (diulang 20 kali), nah pada hari ke-2 berarti menghafal ayat 2 dan sekalian menyambungkan hafalan hari 1 so di hari ke-2 sudah hafal ayat 1 dan 2. Hari ke-3,4,5 dan seterusnya juga berlaku sama.

3. Dan jika ayatnya sangat panjang bisa dijadikan menjadi 2 hari hafalan, jadi dalam satu hari mengahafal setengah ayat dan aetengah lanjutannya dihafal hari berikutnya.

4. Dalam hafalan metode ini, harus rajin dan sabar.

TIPS menghafal Al Qur’an menurut ustad YM :

1. Menggunakan mushaf yang sama, sebaiknya tidak menggantimushaf yang digunakan untuk hafalan karena saat proses menghafal maka otak kita juga meotret setiap baris, kalimat demi kaliamat terutama kaliamat pertama dan kaliamat terakhir setiap lembarnya.

2. Jika kita termasuk pelupa, maka bisa menyediakan beberapa mushaf dengan tipe dan jenis yang sama persis. Misal diletakkan di meja kerja, di kamar, di mobil, di kantor, dll.

3. Setiap akan mengahafal Al Qur’an disunahkan mempunyai wudhu, awali dengan ta’awudz dan basmalah.

4. Praktekkan ayat-ayat hafalan dalam sholat sunnah

5. Selalu berdoa kepada Allah untuk kita diberikan kemudahan dalam proses menghafal Al Qur’an.

DREAM, PRAY and ACTION.

 

KENDALA selama menghafal :

Tentunya ada kendala selama melaksanakan yaitu :

1. Sikap malas. Kendala tersebut adalah kendala  yang sangat besar. Namun dengan tekad yang besar dan goal yang jelas pasti kendala tersebut bisa diatasi.

2. Inkonsistensi. Tidak konsisten dalam menghafal, hal ini salah satu yang menghambat proses hafalan.Karena dengan tidak konsisten dalam menghafal berefek ‘lupa dengan hafalan’.

Yuk tambah hafalan Al Qur’an kita sekarang.

 

Sumber: miratulazizah.wordpress.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment